Showing posts with label food. Show all posts
Showing posts with label food. Show all posts

Tuesday, June 9, 2015

Majalah Sunday Juni 2015: The Beverages Issue :)

Sunday, May 10, 2015

Majalah Sunday Mei 2015

Saturday, April 11, 2015

Sunday April 2015: Scholarships and Unusual Teacher :)

Monday, March 9, 2015

Majalah Sunday Maret 2015: Gadget Issue ^^/

Thursday, March 5, 2015

Tarumanagara Business Competition

“Tarumanagara Business Competition” adalah salah satu kegiatan Ikatan Mahasiswa Manajemen Tarumanagara (IMMANTA) dari Universitas Tarumanagara di tahun 2015 yang memperlombakan mahasiswa/i se-Indonesia untuk mengasah hardskill serta softskill mereka dalam Business Case, serta mengembangkan kreatifitas mereka dalam kegiatan Business Plan. “Tarumanagara Business Competition” akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Maret 2015 di Kampus II Universitas Tarumanagara. Dalam kegiatan “Tarumanagara Business Competition” terdapat dua macam kegiatan yaitu Business Case dan Business Plan yang diadakan di hari yang sama, tetapi di tempat yang berbeda.
Dalam Business Case terdapat 3 tahapan kompetisi, yaitu:
  1. PRELIMINARY ROUND
Pada babak ini, para tim peserta akan dikirimkan sebuah kasus dari sebuah perusahaan yang harus dipecahkan dan dibuat jawabannya dalam bentuk Case Solving Report. Juri akan memilih 10 Case Solving Report terbaik dan 10 tim tersebut akan diundang ke Universitas Tarumanagara untuk mengikuti babak selanjutnya.

  1. QUALIFYING ROUND
Pada babak ini 10 tim terbaik akan mempresentasikan Case Solving Report mereka di depan para juri. Panel juri adalah dosen dari dalam ataupun luar Universitas Tarumanagara.

  1. CHAMPIONSHIP ROUND
Pada babak ini 5 tim terbaik akan mempresentasikan Case Solving Report mereka di depan para juri dan akan di dapat 3 pemenang. Namun, kali ini juri berasal dari perusahaan yang memberikan kasus tersebut.
--UNTUK BUSINESS CASE, PENDAFTARAN SUDAH DITUTUP TANGGAL 27 FEBRUARI 2015--
Dan pada Business Plan juga terdapat 3 tahapan kompetisi, diantaranya:
  1. BABAK PRESENTASI (PRESENTATION ROUND)
Babak ini adalah babak dimana 10 tim peserta yang telah lolos pada babak penyeleksian akan mempresentasikan tentang proposal business plan tersebut dan akan dinilai oleh dewan juri.



  1. BABAK IMPLEMENTASI (BUSINESS IMPLEMENTATION ROUND)
Pada babak ini para tim akan mengimplementasikan suatu rangkaian bisnis sesuai dengan proposal yang telah mereka presentasikan dan juga diperbolehkan adanya kegiatan transaksi jual beli. Para dewan juri akan menilai berdasarkan kategori penilaian yang telah disediakan oleh panitia.

  1. BABAK FINAL (FINAL BUSINESS CONCLUSION)
Pada babak ini 5 tim yang telah dipilih akan menjelaskan kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dan apa yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan juri. Lalu, akan dipilih 3 tim terbaik untuk menjadi pemenang.

Segera daftarkan dirimu dan menangkan hadiah jutaan rupiah! Pendaftaran dapat dilakukan di Hall C lantai dasar Kampus II Universitas Tarumanagara dari hari Senin – Jumat pukul 09.20-16.30. Kami tunggu ya pendaftarannya!
--UNTUK BUSINESS CASE, PENDAFTARAN SUDAH DITUTUP TANGGAL 27 FEBRUARI 2015--
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :
Stephanie - 081287887660
Jenny - 08979315151
Priscilia - 087877741994

Tuesday, February 10, 2015

Sunday February 2015: Vintage Romance Issue :D

Thursday, January 8, 2015

Sunny Side Up: The New Concept!




Sejumlah perubahan akan terjadi di Sunny Side Up Gading Walk, dan Sunday berkesempatan mengintip duluan berbagai modifikasi menu dan logo dari restoran bernuansa serbatelur ini.


“Berubah menjadi lebih baik!” Kak Debora Louissa dari Sunny Side Up menyambut Sunday dengan semangat 45. Perubahan logo Sunny Side Up juga dibarengi dengan perubahan konsep dan sejumlah modifikasi menu- ada yang ditinggalkan, ada yang ditambahkan.

“Konsep kami yang tadinya Western, sekarang menjadi Japanese Fusion,” sambungnya. Selain buah dari kreativitas tim internal, perubahan ini juga terinspirasi dengan salah satu menu yang selalu menjadi favorit pengunjung selama ini: Omurice. “Namanya orang Indonesia ya, harus ketemu nasi kalau makan.”

Omurice Sensation
Maka, Sunny Side Up akan lebih berfokus pada aneka modifikasi Omurice yang unik-unik untuk memanjakan lidah pengunjung. Bagi kamu yang belum tahu, Omurice alias Omu-raisu dalam bahasa aslinya adalah hidangan Jepang yang terinspirasi sentuhan kuliner Barat. Sebuah omelet menjadi pembungkus nasi dan disajikan hangat-hangat. Di Negeri Sakura, menu ini umum dikenal sebagai hidangan rumahan.

 
Ada beberapa menu nasi-bungkus-telur alias Omurice yang bisa dipilih, salah satu yang paling unik adalah Omurice dengan sentuhan Indonesia dimana omelet membungkus nasi goreng kampung dengan sate. Namun Sunday jatuh hati pada Omurice dengan Katsuboshi, butter rice yang dibungkus omelet plus topping abon ikan cakalang ala Takoyaki. Sedikit pedas, namun saat perut sedang keroncongan, menikmati hidangan nasi hangat seperti ini sangatlah heavenly!

Behind the Scene
Bicara tentang restoran dengan logo telur ceplok ini tentu nggak lengkap kalau nggak ngomongin telur. Sunny Side Up memiliki peternakan ayam petelur sendiri, yang menghasilkan telur ayam kampung Arab merk Golden Q Eggs yang sangat khas dan digunakan pada semua menu. Telur dengan bagian tengah yang sangat merah dan besar ini memiliki kisah unik tersendiri di baliknya.

“Ada dua cerita mengapa telur ini dinamai telur Arab. Ayam yang menghasilkan telur ini memiliki tampilan yang unik, badannya hitam semua dan hanya sedikit putih di sekeliling leher sehingga tampak seakan memakai sorban. Selain itu ada juga yang bilang kalau ayam ini diperkenalkan oleh seorang Pak Haji,” ujar Kak Debora.

Pemrosesan telur di peternakan Sunny Side Up pun nggak main-main; sebuah mural menggambarkan proses panjang tersebut terpajang di Sunny Side Up Summarecon Mall Serpong. “Di peternakan, telur ini benar-benar diteliti satu per satu, dikeker pakai lampu dan dipastikan kebersihannya. Satu per satu disikat dengan Mama Lime dan dilap sebelum bisa mendapat stiker ‘Q’.”

 
Telur yang dinamai Golden Q Eggs ini memiliki omega 3 lebih banyak dari telur lain dan bebas alergi. Jadi jenis telur ini lebih aman untuk kamu yang suka bisulan atau jerawatan kalau habis makan telur. Happy eating! ^.^/

 

*Sunny side Up Gading Walk akan memperkenalkan konsep barunya pada pertengahan Januari 2015 ini. Harga makanan berkisar dari Rp 35-80ribu.

 

 








Tuesday, December 9, 2014

Sunday Desember 2014: The Awkward Issue :)

Sunday, November 23, 2014

URBAN CLOSET 2014: a pre-loved goods sale for an education project




 

Setelah sukses menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial seperti Men’s Urban Culture Menolak Buta Hukum Project, Ramadhan Feast dan berbagai kegiatan lainnya, Leo Club Jakarta Monas Youth Dynamic atau yang lebih dikenal dengan sebutan LEMONAYD, yang merupakan organisasi sosial pemuda di bawah naungan Lions Clubs International,  kembali dengan penuh semangat dengan kegiatan sosial lainnya yaitu Urban Closet 2014: “Mine Yours, Theirs”.

Isu yang diusung kali ini adalah salah satu trending issue di kalangan kaum perkotaan (urban) yaitu tentang keinginan untuk berbagi namun terbatas waktu dan kesempatan. Dalam kesehariannya kaum urban terbiasa dengan sifat “do fast and act fast, berawal dari pemenuhan kebutuhan dasar, hobi hingga aktualisasi diri, mendorong kaum urban melakukan banyak hal untuk memenuhi hal-hal tersebut dalam waktu singkat tanpa banyak konsiderasi sehingga membentuk pribadi yang konsumtif. Seringkali kita memiliki barang-barang yang masih layak pakai, tapi sudah jarang bahkan tidak pernah digunakan lagi hanya karena sudah terlalu sering dipakai atau bahkan yang hanya digunakan sekali untuk acara tertentu. Sayang untuk dibuang, namun hanya menyesakkan lemari (closet).

Berangkat dari semangat berbagi oleh kaum urban dan untuk dapat mengakomodir permasalahan closet mereka, LEMONAYD mencoba menawarkan sebuah solusi sederhana yaitu dengan melakukan penjualan barang-barang layak pakai tersebut dengan cara yang khas dari LEMONAYD, sharing for a good cause.  Melalui kegiatan ini diharapkan barang yang kita miliki akan dapat memberikan manfaat yang lebih banyak, tidak hanya sekedar merapikan closet kita, namun juga sekaligus berbagi dengan lingkungan sekitar melalui hasil penjualan yang akan dihasilkan.

 
Urban Closet 2014 akan diadakan pada tanggal 30 November 2014 bertempat di Hyde Restaurant & Bar Kemang, Jakarta Selatan, pada pukul 11.00 -18.00 WIB. Kegiatan Urban Closet 2014 akan berupa goods sale dari beberapa well-known trendsetter dan public figure sebagai host yang diharapkan akan dapat merepresentasikan kaum urban yang penuh semangat dan menginspirasi, seperti Raisa Andriana, Ana Octarina, Ketrin Agustine, Lyla Andalucia, Shella Hardianto, Tities Sapoetra, Ilham Aditama, Alexandra Asmasoebrata dan berbagai host lainnya yang akan menjual barang-barang pribadi mereka seperti pakaian, aksesoris, tas, sepatu dan masih banyak lainnya.

Acara Urban Closet 2014 nantinya juga bertepatan dengan acara Cooks Affairs yang rutin diadakan oleh Hyde Restaurant & Bar Kemang, di mana para pengunjung akan dapat mencicipi berbagai macam makanan dari nama-nama yang sudah tidak asing lagi di telinga. Sebagai tambahan, acara Urban Closet 2014 ini juga akan diisi oleh tarot reading untuk menambah kemeriahan acara.

Keuntungan dari acara Urban Closet 2014 ini juga akan LEMONAYD bantu salurkan kepada Pondok Cerdas Katalonia, sebuah sekolah gratis yang sangat minim fasilitas dan infrastruktur pendukung penyelenggaraan kegiatan belajar dan mengajar di daerah Manggarai, di mana pada saat pemberian bantuan tersebut, anggota LEMONAYD akan sekaligus mengajak para siswa disana untuk dapat belajar dan bermain bersama. Selain pemberian donasi, LEMONAYD nantinya akan melakukan kegiatan belajar dan mengajar sehari bersama para pendukung acara.

 

Leo Jakarta Monas Youth Dynamic (LEMONAYD)

Phone  : Bagus – 0812 1222 6163


Social Media
Twitter             : @LemonaydJKT
Instagram        : @LemonaydJKT
Tumblr             : lemonaydjakarta.tumblr.com

Tuesday, February 26, 2013

Gading Walk: Food Marathon!

We challenge our belly! Sunday dan seorang rekan, food blogger berbasis Singapura, bertualang kuliner di Gading Walk, satu menu per restauran. 

Hasilnya? Selain perut kenyang, inilah list favorit kami:






#7: Sunny Side Up's Breakfast Set
"Nothing beats a good, satisfying western breakfast; terbukti, pas interogasi waiternya dia ngaku kalo menu breakfast ini salah satu yang terlaris, dipesan orang sampe malem-malem sekalipun!"




 #6: Bobbabits' Hawaiian Musubi
"Buat kamu yang nggak suka sushi tapi ingin tahu gimana nikmatnya makan sushi...Hawaiian Musubi bisa jadi alternatif yang unik!"



 #5: Vegas Hotdog's Banana Colada
"Lagi jalan-jalan di mall, terus perut laper sekaligus mulut haus tapi uang jajan lagi cekak? Inilah satu menu yang akan menyelamatkanmu! Pisangnya bikin kenyang, kesegarannya bikin haus lenyap."



 #4: Cinnamon & Coffee's Almond Cinnamon or Chocolate Hazelnut
"We can't choose between those two! Enak banget!" 

#3: Island Creamery's Timtam Milo Ice Cream
"Semua orang pesen Mini Baked Alaska; kami sok-sokan hipster dengan order menu yang 'biasa'. Nyesel? Nggak banget karena enak banget. Tapi kalo Mini Baked Alaska-nya belum habis, pesanlah yang satu itu lalu ceritakan hasilnya ke kami, oke?" ;)


#2: Frites Fries' Classic Demi Glace 

"Kaldu iga sapi ketemu kentang goreng Belgia...nyaaaaam! Satu kotak nggak cukup!"

 #1: Culina's Sponge Cake Toast
"Roti bakar is so last year! Coba order pilihan sponge cake Culina yang diolah dengan pilihan selai ala roti bakar- kerenyahan dan kelembutan berpadu dengan sangat sempurna dan pas dalam bolu hangat, cemilan yang cocok untuk mengakhiri hari yang panjang, dan kabar baiknya: ini cuman 12 ribu perak, guys!"




Special thanks for Danny Tan from dannylovetoeat.blogspot.com who accompanied Sunday on this food marathon! :D :D


Sunday, February 10, 2013

Sunday's Valentine DIY Special: Chocolate Cupcakes





Beberapa hari menjelang Valentine...hmmm, can you smell that love is in the air? Let's celebrate with delicious chocolate cupcakes! 

Bahan:
·      Tepung terigu 50 gram

·      Telur 4 butir

·      Gula pasir 100 gram

·      Tepung maizena 25 gram

·      Mentega 50 gram

·      SP (cake emulsifier alias pengembang kue)  ½ sendok makan

·      Cokelat bubuk 10 gram

·      Vanila bubuk seujung sendok


Pertama, kocok gula pasir, telur dan SP sampai agak kaku selama kurang lebih 5 menit. Setel speed mixer ke nomor 3 (kecepatan sedang).


Kemudian masukkan tepung terigu, cokelat bubuk, maizena dan vanilla bubuk yang sudah diayak. Nah, sekarang kocok lagi dengan speed yang sama, sampe kaku. 




Matikan mixer, masukkan mentega yang sudah dilelehin di kompor terus aduk sampai rata. Tuang adonan ini ke dalam wadah cupcake




Masukkan ke dalam oven dengan suhu 180 derajat Celcius selama kurang lebih 15 menit.




Jadi deh!




Gimana cara menghias cupcake yang unyu untuk hadiah Valentine? Temukan inspirasinya di majalah Sunday edisi #2, The Food Issue! :)



*Mucho Gracias for Febrina Kirana from Buperi Bakery for the recipe :D

Monday, February 4, 2013

Young & Restless: An Interview with Jess Prabawa Hudaya



Masih agak pagi di Prince House yang cozy. Sunday duduk dan ngobrol-ngobrol seputar waffle, passion dan sekolah bisnis sama Jess.

“Dari awal memang passion gue di dunia kuliner. Udah dari kecil. Sebelumnya gue sempet membuka beberapa konsep kuliner, cuman setelah mencari selama kurang lebih 2 tahunan, ketemu deh konsepnya untuk jualan waffle.Yang jelas, kalo lagi bikin usaha, udah deh weekend itu lo nggak bisa kemana-mana. Di rumah doang, cari ide terus.” 

“Buka konsep Italian food dan waffle di Kelapa Gading sebenernya menantang ya. Dalam arti Gading itu kan lebih ke family food- makanan yang penting enak dan murah. Apalagi, di Asia bahan makanan untuk resep Barat udah jelas beda. Istilahnya, dari tomat aja udah beda. Tomat kita kebanyakan karbitan, hambar. Tomat mereka, itu bener-bener mantep. Makanya orang-orang di sana bisa lebih menghargai makanan karena bahan yang lebih bagus. Orang Asia lebih menghargai bumbu.” 



“Nah, untuk Food & Beverage, selain produknya memang harus bagus, tantangan terbesarnya ada di HRD. Saat HRD kita udah kuat dan solid, mau melangkah kemanapun juga enak. Customer datang, mereka inisiatif kasih salam. Hal-hal kecil kaya gini kalo nggak di-training mereka nggak akan bisa. Pada saat lo menghadapi staf, lo harus komunikasi dengan hati-hati. Saat terima pendapat dari orang lain juga gitu, liat dulu nilai dirinya dia. Kalo pengalaman dia sendiri gagal, yang dia bakal kasih saran yang gagal.”

“Waktu gue terjun untuk bangun bisnis gue, istilahnya gue ngerasa diri gue makin berkembang karena harus bisa menghadapi persoalan dari A ke Z. Gue ngerasa jadi orang yang makin berharga.  Saat ada masalah dan mengalami stuck, itu adalah sinyal lo untuk berkembang. Tanya ke diri sendiri: kenapa gue nggak bisa melakukan ini?”

“Sekolah bisnis perannya ya besar sih dari membentuk gue sekarang. Karena saat lo belajar, lo mungkin ngerasa itu bukan sesuatu yang worth it. Soalnya, lo belum pernah jalanin aplikasinya. Makanya kan ada orang yang bilang S2 itu baru worth it kalo lo kerja dulu. Karena dengan begitu kita tahu aplikasinya. Ternyata apa yang gu pelajarin di S1 itu kepake, nggak cuma pelajarannya tapi lingkungannya. Lingkungan bisnis itu sangat pengaruh ke kita. Pola pikir lo jadi pola pikir bisnis.” 



“Maka dari itu, cari sesuatu yang menang bener-bener passion lo. Kalo ditanya apakah passion itu gampang untuk dicari, ya nggak gampang. Sampe sekarang aja gue kadang ngerasa gue belum sampe ‘wah’ gimana banget. Wajar banget orang ngelakuin kesalahan, wajar banget orang hilang arah. Istilahnya, gak sesuai bidang. Tapi yang penting: passion, fokus, kerja keras.” 

“Bisnis memang nggak bisa langsung booming. Pada dasarnya susah. Bill Gates sudah obrak-abrik komputer dari umur belasan. Pendiri Subway udah merintis dari usia 17 tahun. Yang kita lalui sekarang memang langkah normal. Lo harus bisa bikin standar. Niru makanan orang lain bisa. Tapi pertanyaannya: lo bisa nggak bikin standar kaya dia?”



Apa hubungan drama Korea sama Prince House? Cek obrolan seru kami selengkapnya di Sunday edisi 2, The Food Issue! :)