Showing posts with label seni. Show all posts
Showing posts with label seni. Show all posts

Thursday, July 9, 2015

Majalah Sunday Juli 2015: Special Holiday Issue!

Tuesday, June 9, 2015

Majalah Sunday Juni 2015: The Beverages Issue :)

Sunday, May 10, 2015

Majalah Sunday Mei 2015

Monday, March 23, 2015

"5th ETNIEZ CUP"



SMAN 2 BEKASI dengan bangga mempersembahkan
5th Etniez Cup 


  
Untuk SMA/SMK sederajat se-Jawa Barat, DKI Jakarta & Banten.

3 alasan kalian HARUS ikut 5th ETNIEZ CUP:
✔Total hadiah sebesar 30 juta! 💰💰💰
✔Memperebutkan piala 🏆Walikota, 🏆Gubernur, dan 🏆Menpora! 
✔ Bagi pemenang, hadiah akan dibagikan saat closing ceremony 4thspectrumouz pada tanggal 23 mei 2015🎉

Tunggu apa lagi? Ayo segera daftar! Buktikan sekolah mu lah yang terbaik!👊

Thursday, March 5, 2015

Tarumanagara Business Competition

“Tarumanagara Business Competition” adalah salah satu kegiatan Ikatan Mahasiswa Manajemen Tarumanagara (IMMANTA) dari Universitas Tarumanagara di tahun 2015 yang memperlombakan mahasiswa/i se-Indonesia untuk mengasah hardskill serta softskill mereka dalam Business Case, serta mengembangkan kreatifitas mereka dalam kegiatan Business Plan. “Tarumanagara Business Competition” akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Maret 2015 di Kampus II Universitas Tarumanagara. Dalam kegiatan “Tarumanagara Business Competition” terdapat dua macam kegiatan yaitu Business Case dan Business Plan yang diadakan di hari yang sama, tetapi di tempat yang berbeda.
Dalam Business Case terdapat 3 tahapan kompetisi, yaitu:
  1. PRELIMINARY ROUND
Pada babak ini, para tim peserta akan dikirimkan sebuah kasus dari sebuah perusahaan yang harus dipecahkan dan dibuat jawabannya dalam bentuk Case Solving Report. Juri akan memilih 10 Case Solving Report terbaik dan 10 tim tersebut akan diundang ke Universitas Tarumanagara untuk mengikuti babak selanjutnya.

  1. QUALIFYING ROUND
Pada babak ini 10 tim terbaik akan mempresentasikan Case Solving Report mereka di depan para juri. Panel juri adalah dosen dari dalam ataupun luar Universitas Tarumanagara.

  1. CHAMPIONSHIP ROUND
Pada babak ini 5 tim terbaik akan mempresentasikan Case Solving Report mereka di depan para juri dan akan di dapat 3 pemenang. Namun, kali ini juri berasal dari perusahaan yang memberikan kasus tersebut.
--UNTUK BUSINESS CASE, PENDAFTARAN SUDAH DITUTUP TANGGAL 27 FEBRUARI 2015--
Dan pada Business Plan juga terdapat 3 tahapan kompetisi, diantaranya:
  1. BABAK PRESENTASI (PRESENTATION ROUND)
Babak ini adalah babak dimana 10 tim peserta yang telah lolos pada babak penyeleksian akan mempresentasikan tentang proposal business plan tersebut dan akan dinilai oleh dewan juri.



  1. BABAK IMPLEMENTASI (BUSINESS IMPLEMENTATION ROUND)
Pada babak ini para tim akan mengimplementasikan suatu rangkaian bisnis sesuai dengan proposal yang telah mereka presentasikan dan juga diperbolehkan adanya kegiatan transaksi jual beli. Para dewan juri akan menilai berdasarkan kategori penilaian yang telah disediakan oleh panitia.

  1. BABAK FINAL (FINAL BUSINESS CONCLUSION)
Pada babak ini 5 tim yang telah dipilih akan menjelaskan kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dan apa yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan juri. Lalu, akan dipilih 3 tim terbaik untuk menjadi pemenang.

Segera daftarkan dirimu dan menangkan hadiah jutaan rupiah! Pendaftaran dapat dilakukan di Hall C lantai dasar Kampus II Universitas Tarumanagara dari hari Senin – Jumat pukul 09.20-16.30. Kami tunggu ya pendaftarannya!
--UNTUK BUSINESS CASE, PENDAFTARAN SUDAH DITUTUP TANGGAL 27 FEBRUARI 2015--
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :
Stephanie - 081287887660
Jenny - 08979315151
Priscilia - 087877741994

Etniez Cup by SMAN 2 Bekasi

Etniez Cup!

Kompetisi olahraga dan seni yang mencakup SMA/SMAN/SMK se-Jabar, DKI serta Banten. 
Lomba :
-Futsal putra/i
-Basket putra/i
-Badminton
-Tari Saman 
-Street Dance 
-Taekwondo
-Rally Photo
-Graffiti
Lokasi: Volley dan Basket Hall Indoor GOR Bekasi
11-19 April 2015 

Acara ini bertujuan menyalurkan bakat-bakat pelajar dalam bidang olahraga dan seni tingkat SMA, yang diharapkan dapat menjadi calon penerus bangsa untuk masa depan  

Closing Ceremony: 23 Mei 2015
Penutupan dari 3 rangkaian acara yang bernama Spectrumouz di Rooftop Bekasi Square

Tuesday, February 10, 2015

Sunday February 2015: Vintage Romance Issue :D

Saturday, January 10, 2015

Majalah Sunday Januari 2015

Tuesday, December 16, 2014

TeacCupFest 2014 by SMAN 10 :)

Friday, May 23, 2014

Practical Art: Sentuhan Seni dalam Barang Sehari-Hari

Beberapa waktu lalu, dalam sebuah hajatan ulang tahun Kompas-Gramedia di JCC Senayan, ada sebuah pameran yang menarik perhatian Sunday. Sekelompok brand indie, dari DoArt sampai Binar, memamerkan karyanya. Bukan hanya lukisan atau patung untuk dipandang seperti karya seni pada umumnya, tetapi mereka menghadirkan aneka barang sehari-hari seperti lampu, tas, bantal, kursi- namun dengan sentuhan seni yang keren buanget. Check out their collection!









Sunday, April 6, 2014

DIY Buttons

 
 
Kancing. Barang murah, mudah, bleleran di mana-mana. Nah, Sunday sekarang mau tunjukkan aneka ide seru yang bisa dilakukan dengan kancing!
 
 
> Kartu Ucapan <
Bahan: Kertas Concord 120 gram
Lem
Kancing





 > Jepit Rambut <
Bahan:
Klip rambut
Lem
Pita
Kancing



Siapkan pita pilihanmu sepanjang 25 cm
 
 
 
 
 
Temukan lebih banyak ide seru di Majalah Sunday edisi April, coming soon! ^^


Wednesday, April 2, 2014

Di Balik Kerajaan Kartun ala Jepang

 
 
Negara mana lagi yang jadi rujukan nomer satu soal karakter kartun kalau bukan Jepang? Sunday mendapatkan berbagai fakta seru seputar budaya pop dan kartun Jepang dari pameran Japan Kingdom of Characters yang diadakan di Galeri Nasional beberapa waktu lalu!

 
 
Nah, bicara soal awal sejarah per-kartun-an di Jepang, bisa dibilang geliat anime mulai muncul setelah Perang Dunia 2 berakhir. Tahun 50an seiring Jepang menata kembali hidupnya pascatragedi bom atom, muncul Astro Boy yang aslinya bernama Tetsuwan Atom.
 
 Nah kurang lebih di saat yang sama, siaran TV mulai dikenal masyarakat. Jadi deh, Astro Boy yang tadinya berupa manga berevolusi jadi serial animasi TV perdana yang dimilik Jepang, dan paling dikenang sepanjang masa. Ratingnya mencapai 40%! Hingga hari ini orang-orang masih kenal Astro Boy, nggak heran kalau 2009 Hollywood merilis filmnya.





Selain itu era yang sama melahirkan Ultraman, pahlawan pertama dalam pop culture Jepang. Kemunculannya pas dengan adanya TV berwarna pertama di negeri itu sehingga Ultraman memenangkan momentum, menjadi hits besar sebagai serial TV berwarna pertama Jepang.
 
And then we have....Ninja Hattori! Ciaat! Ninja yang nggak asing lagi ini menggabungkan tradisi ninja kuno Jepang dengan kehidupan modern.
Nggak heran sih, sebenarnya kartun Jepang secara umum pun dikatakan sebagai evolusi dari teknik melukis tradisional khas Jepang ukiyo-e. Inilah sebabnya kartun ala Jepang punya rasa yang sangat khas dan nggak seperti negara lain. It's in their blood!


 

Yang ini nggak nyambung sih sama animasi, tapi penting untuk kita tahu. Legenda ramen instan yang nge-hits saat ini sudah nongol di Jepang pertama kali di tahun 1958. Inilah ibu para mie instan!





 Beralih ke tahun 1970an, muncul aneka karakter hits yang masih dikenang di benak warga Indonesia sampai sekarang: Ksatria Baja Hitam, Hello Kitty, Gundam, Power Rangers.
 


Sanrion, perusahaan yang menelorkan Hello Kitty itu aslinya bergerak di bidang aksesori dan kartu ucapan. Kucing putih satu ini awlanya hanya dinamain Kitty. Setelah sukses merajai 110 negara, Hello Kitty bisa dikatakan salah satu karakter Jepang yang paling mendunia.
 
Cerita lain mengenai karakter Ksatria Baja Hitam yang lahir di era yang sama- ia adalah pelopor pahlawan yang tubuhnya seukuran manusia normal.

 
Kalau cewek-cewek 70an tergila-gila Hello Kitty, cowok-cowok mainan sama Gundam. Kayanya sampai sekarang pun polanya belum banyak berubah.
 
 
Peristiwa paling heboh di era 70an adalah Krisis Tisu Toilet! Apaan tuh kok namanya nggak banget? Jadi cerita, tahun segitu memang ada krisis suplai minyak dari Timur Tengah; pejabat Jepang pun menghimbau warga berhemat via siaran TV. Ia juga menyebutkan tisu toilet sebagai salah satu yang perlu dihemat. Ternyata masyarakat mengira suplai tisu akan menghilang dari pasaran sehingga terjadi aksi borong dan timbun tisu gila-gilaan!
 
Perkembangan animasi tahun 80an disokong oleh lahirnya video games (Super Mario sampai Final Fantasy!) dan dibukanya Tokyo Disneyland. Doraemon, salah satu karakter yang paling dicintai masyarakat juga muncul pertama kali tahun 80an.
 

 
Bergeser sedikit ke tahun 90an, Jepang dan penggemar anime lain di seluruh dunia menyaksikan lahirnya Sailor Moon, Chibi Maruko Chan (animasi ini mematahkan anggapan bahwa karakter manusia biasa nggak akan laku di pasaran), Magical Do Re Mi dan Neon Genesis Evangelion.
 
Di era ini Bandai meraup sukses besar dengan membuat Tamagotchi, mainan paling dikenang dari tahun 90an. Hayo ngaku, kamu pasti pernah miara Tamagotchi waktu kecil, hasil adri meneror orang tua hahaha
Faktanya...Tamagotchi terjual 20 juta unit di Jepang saja dan 20 juta unit lagi di seluruh dunia!
 
Dari segi budaya pop, mulai muncul fenomena aneh-aneh dari Jepang, seperti hikikomori (orang-orang yang memutuskan untuk menarik diri dari kegiatan sosial dan mengurung diri di rumah), enjo kosai (gadis muda/anak sekolahan yang suka kencan dengan pria paruh baya, dengan bayaran sejumlah uang atau hadiah barang mewah) dan otaku (orang yang terobsesi dengan anime tertentu).
 
Ini benar-benar salah satu era paling ganjil dalam dunia budaya pop Jepang!
 
 
Era 2000an bisa dibilang milik Pokemon! Sebagai sebuah brand yang menghasilkan 3 triliun Yen, Pokemon menggurita dari sebuah game Nintendo menjadi film, merchandise, dll.
Lalu ada Sergeant Keroro si kodok alien yang konyol, datang ke bumi dengan niat awal menguasai planet tapi malah keenakan numpang tinggal di rumah keluarga Hinata.
Rilakkuma masih jadi hits sampai sekarang, karakter beruang dari perusahaan merchandise San-X. Nama Rilakkuma berasal dari 'Relax' dan 'Kuma' (beruang). Kalau kamu perhatikan, Rilakkuma nggak sepolos tampangnya- beruang ini punya resleting di bagian punggung yang maksudnya adalah...kamu nggak akan pernah tahu identitas asli dirinya! Merinding disko nggak tuh!
 
Sebelum Sunday akhiri liputan seru-seruan tentang animasi Jepang ini, cek deh sejumlah fakta menarik mengenai masyarakat Jepang dan karakter animasi.
Tahun 2004, Bandai Research Center melakukan survey pada masyarakat Jepang usia 3 sampai 69 dan mendapati fakta bahwa...
 
69% orang Jepang menyimpan beberapa mainan karakter anime favoritnya
90.2% orang Jepang punya karakter favorit
 
Menurut mereka, karakter kartun ini memberikan 'efek menenangkan hati'. Dalam kehidupan nyata, mereka merasa komunikasi dan rasa percaya antara teman dan keluarga sudah menurun jauh sehingga karakter animasi ini secara psikis menggantikan posisi keluarga dan teman. Berbagai maskot karakter sempat tren dipakai jadi gantungan ponsel, dengan anggapan ia menjadi jimat keberuntungan untuk pemiliknya.
 
Semakin banyak remaja Jepang merasa lebih percaya diri saat ber-cosplay ketimbang saat sedang menjadi dirinya sendiri.
 
Sejumlah jaringan hotel di Jepang memiliki layanan 'Character Plan' dimana pelanggan bisa memesan kamar yang dipenuhi benda-benda dari karakter favoritnya; dari sisir, sikat gigi, cermin, seprai, selimut, sampai boneka! Ternyata pengguna layanan ini yang paling banyak bukan anak-anak melainkan orang dewasa (terutama wanita)!
 
 
What do you think guys? :)




 

Sunday, March 9, 2014

EONA: Punggawa Naga Terakhir

Sudah baca resensi EON di Sunday edisi Maret? Inilah sneak peek mengenai kelanjutan novel fantasi tersebut, EONA, oleh Shirley Widjaja dari SMA Marie Joseph.



Judul : Eona, Punggawa Naga Terakhir
Pengarang : Alison Goodman
Penerbit : Mizan Fantasy
Tanggal terbit : Juli - 2012
Tebal buku : 672 halaman


Eon adalah buku pertama dari seri ini yang telah saya rekomendasikan sebelumnya. Buku kedua tidak lagi saya rekomendasikan karena saya rasa novel Eona ini sudah menjadi buku yang wajib dibaca setelah selesai membaca Eon.

Kekaguman kepada Goodman masih sangat terasa saat saya menulis resensi ini. Sebuah negeri imajinasi yang diciptakan Goodman karena terinspirasi oleh sejarah dan kebudayaan Cina dan Jepang membuat cerita ini terasa berbeda. Fakta bahwa Goodman sendiri adalah kaukasia membuat saya menjadi semakin penasaran pada novel ini.

Sekilas mengenai buku pertama-- Eona adalah seorang remaja perempuan yang telah menyamar menjadi anak laki – laki bernama Eon sejak umur 12 tahun demi mencalonkan diri sebagai kandidat Punggawa Naga Tikus. Ia telah dipilih oleh Sang Naga Kembar sendiri menjadi Sang Punggawa Naga Kembar yang bangkit setelah menghilang selama 500 tahun lebih. Akan tetapi, keadaan istana semakin kacau sehingga Eon merasa tertekan dan pada akhirnya High Lord Sethon melakukan pemberontakan.

Di akhir cerita buku pertama, Eon sudah bukan Eon lagi, melainkan Eona. Ketika Eon menyerahkan jati diri laki–lakinya dan menjadi Eona seutuhnya merupakan salah satu scene yang tak terlupakan bagi saya. Buku kedua dibuka oleh Eona dan kedua sahabatnya yang telah bergabung dengan pasukan pemberontak. Seiring dengan rencana pemberontakan melawan Sethon, kisah cinta segitiga telah terajut antara Eona, Pangeran Kygo, dan Lord Ido (Punggawa Naga Tikus). Porsi kisah cinta yang disuguhkan Goodman ini terasa cukup pas bagi saya.

Kygo dan Eona memiliki kisah romansa yang wajar biasa terjadi antara wanita dan pria. Kygo(18 tahun) dan Eona(16 tahun) memiliki persamaan, yaitu sama – sama harus menanggung beban dan tanggung jawab yang berat walaupun masih di usia yang belia. Sedangkan Ido(24 tahun) yang terkesan bad boy juga memiliki persamaan, yaitu sama – sama punggawa naga tapi Ido lebih serakah akan kekuatan. Bagaimanapun, saya lebih menyukai karakter Ido daripada Kygo karena Ido lebih berambisi dan arogan, membuatnya lebih menarik. Tapi tetap saja saya lebih mendukung Kygo Eona’ Love Story. Karakter Eona sendiri tidak jauh berbeda dengan remaja biasanya. Dia suka melakukan sesuatu tanpa berpikir terlebih dahulu sehingga tak jarang harus menerima konsekuensi yang menyakitkan. Tapi menurut saya karakter Eona ini sangat wajar terjadi karena ia masih berumur 16 tahun.

Secara keseluruhan, karakter – karakter dalam novel Eona terasa lebih mendalam dan nyata dibanding Eon. Eona memiliki sad dan happy ending bersamaan. Sad ending karena ada salah satu karakter favorit saya yang terbunuh dan happy ending karena sesuai dengan yang saya harapkan. Yang membuat saya sedikit kecewa adalah tidak ada epilog padahal bagian itu yang sangat saya harapkan ketika hampir selesai membaca buku. Dan sama seperti Eon, Eona memiliki cover yang menarik dan keren.

Di resensi Eon, saya bertanya – tanya “Jadi siapa sih tokoh antagonisnya?”. Awalnya saya berpikir bahwa itu adalah Sethon, paman Pangeran Kygo yang merebut tahta Kygo. Tapi Sethon dan Kygo adalah anak selir dan mereka memiliki hak yang sama dalam pewarisan tahta. Lalu saya berpikir bahwa itu Ido, malahan sampai terpikir oleh saya bahwa tokoh antagonisnya adalah Kygo dan bahkan Eona sendiri. Tapi semua kandidat antagonis tersebut saya tepiskan, karena setelah saya menyelesaikan Eona, saya menyadari sesuatu bahwa “tidak ada tokoh antagonis dan protagonis dalam cerita ini”. Kenapa? Karena semua orang menginginkan kekuatan dan kekuasaan yang lebih. Dan itu adalah sifat dasar manusia. Tetapi, antara Eona dan Ido, Eona lebih dapat mengendalikan sifat keserakahannya tapi bagi saya itu tetap tidak membuat Eona menjadi tokoh protagonisnya. Jadi kesimpulannya adalah dalam sebuah cerita tidak harus ada tokoh antagonis, protagonis, dan tritagonis. Dalam menentukan siapa yang jahat dan siapa yang baik tergantung dari cara pandang masing – masing pembaca.

Cerita yang penuh imajinasi ini terus membuat saya bertanya, berpikir, dan belajar . . .

Wednesday, January 29, 2014

Oleh-Oleh dari Jakarta Souvenir Design Award!

Banjir, macet, polusi. Kita yang tinggal di Jakarta nggak selalu bangga sama Jakarta. Tapi karya kreatif anak muda ini mengulik kita lagi dengan sedikit rasa baru, sebagai bagian dari kota yang penuh warna.

Yap, dalam ajang Jakarta Souvenir Design Award yang digelar pertengahan 2013 (yep, udah lama banget...sori late post :p), para peserta ditantang untuk menciptakan suvenir khas Jakarta. Dan inilah karya-karya yang dipamerkan di Senayan City waktu itu!




"Sepiring Indonesia"
Eridanie Zulviana


Karya ini adalah jawara yang menang di tahun sebelumnya. Keragaman, keunikan dan keceriaan budaya Jakarta dalam sebuah piring! Pssst...selain Jakarta, Eridanie juga merancang piring serupa bertemakan budaya Jawa Tengah,  Bali, Padang, dll.
 
"Lukisan Mini Jakarta"
Silvya Harjanto
 
Lukisan gede-gede di tembok rumah sudah biasa. Gimana dengan rangkaian lukisan super kecil bertemakan Jakarta? Ini baru nggak biasa! Berbagai objek khas seperti Monas sampai Museum Fatahillah terekam dengan apik.
 
 
 
"Seri Kartu Remi: Ngiter Jakarta"
Stephanie Tanata
 
Capsa lovers...let's play it, Jakarta style!
 
 
"Nyok, Kenal Betawi!"
Oesella 
 
Berbagai tag stylish dikemas dalam boks yang keren. Hal yang tampak biasa jadi lebih segar dan sangat 'muda'!
 
 
"Jajan Jakarta"
Luthfi Ahmad & Muhammad Risfan
 
Jajanan tradisional dikemas modern dan bercita rasa tinggi.
 
 
 
"Roti Buaya: Tanda Cinta dari Jakarta"
Alvin Suhadi
 
Yup, jadi roti ini nggak cuma untuk ngelamar anak orang ya, tapi bisa juga diberikan sebagai oleh-oleh untuk orang terkasih. Apalagi kalau dikemas dalam kotak super unyu ini!
 
 
 
"Petak Jakarta"
Wahyu Bagus
 
Konon katanya belajar palnig enak sambil main. Apalagi main Petak Jakarta! Dikemas layaknya Monopoli standar, permainan ini membawa kamu mengenal berbagai fakta menarik soal Jakarta.
 
 
"Halo Jakarta"
Mato
Dompet dan clutch yang sangat fashion-forward, pas banget untuk dihadiahkan pada para fashionista yang main di Jakarta.
 
 
 
 
"Go Around Jakarta"
Selvia Lie
 
Sebuah paket khusus berisi panduan lengkap anti-nyasar di ibukota. Tampilannya keren dan modern banget!
Definitely Sunday's favorite!
 
 
"Permen Pletok None"
Jessica Stephanie
 
Another traditional snack gone wild! Permen pletok yang unik dikemas dalam tampilan baru yang keren, hadiah yang sempurna.
 
 
 
"Jakarta Adventure Kit"
Erick Wibowo
 
Siap bertualang di kota Jakarta? Jangan kalah sama Dora the Explorer yang punya peta dan monyet- Jakarta Adventure Kit siap mendampingi segala keperluan penjelajahanmu!